Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Cerita Perkosaan Maudy Koesnady
Aopok.com - Maudy Koesnaedi setengah berlari keluar menuju halaman rumahnya yang luas. Cantik nian ia sore itu dengan bawahan panjang yang ketat dari bahan halus berwarna krem. Busananya, baju krem penuh bordir berkerah rendah, juga ketat. Yang lebih menarik, hanya sepasang tali tipis di pundaknya yang menahan baju itu. Tatanan rambutnya mendukung penampilan seksi itu. Rambut-rambut halus tampak menghisasi lehernya yang jenjang, putih, mulus. “Sorry ya, agak lama,” katanya kepada seorang lelaki di sisi pintu mobil van dengan logo sebuah stasiun TV swasta di pintunya. “Mas yang biasanya kemana?” lanjut gadis periang itu, begitu duduk di kursi tengah, di belakang lelaki tadi yang kini duduk di belakang kemudi. “Sakit,” sahut lelaki itu sambil menjalankan mobilnya.
Malam ini, Maudy akan mengisi siaran live ‘Gebyar Tahapan BCA’ bersama Bagito Group. Acara ini memang punya rating tinggi. Produsernya yakin, salah satu faktor tingginya rating adalah Trio Bagito dan Maudy sebagai presenter. Maudy tak bicara lagi, ia kini sibuk mengecek make upnya lewat sebuah kaca kecil dari dalam tasnya. Lipstik merah tipis membuat bibirnya yang indah itu makin menarik. Maudy masih asyik dengan dandanannya, tak sadar sopir terus meliriknya dengan pandangan yang aneh lewat kaca spion. Ia juga tak sadar, tepat di belakang tempat duduknya, seorang lelaki berjongkok, membuka jok paling belakang. Lalu dari balik jok itu, seorang lelaki lain muncul.
Dua lelaki kekar itu lalu duduk di jok belakang, memandangi Maudy yang masih asyik dengan bibirnya. “Siarannya jam berapa Mbak?” lelaki berjaket kulit di belakang menyapanya. “Jam setengah dela….ehh…kaget aku. Kok tadi nggak kelihatan ada orang,” kata Maudy sambil menengok. Heran juga ia melihat dua lelaki berpenampilan kasar itu. “Kita tadi memang ngumpet,” sahut si jaket kulit. “Kok pakai ngumpet segala,” “Ya supaya elu nggak tahu,” kata lelaki itu, sambil pindah duduk di sebelah kiri Maudy. Maudy kaget bukan main mendengar lelaki itu menyapanya dengan ‘elu’. Apalagi begitu duduk, lelaki itu langsung memegang pahanya. “Eiiii….jangan kurangajar ya!” pekiknya.
Lelaki itu tertawa. “Gitu sih belum kurangajar, gini nih….” “Eiiihhh…” Maudy memekik lagi, tangan lelaki itu menangkap dan meremas payudara kirinya. Pemeran Zaenab di sinetron Si Doel itu beringsut ke tepi jendela. “Ka..ka…kamu…mau apa….?” Maudy gemetaran sambil menyilangkan kedua tangan di dadanya. “He he… gue mau…itu,” lelaki itu menunjuk bagian bawah tubuh Maudy. “Memek lu!” “Gue mau gigit pentil lu…” lelaki satunya tiba-tiba ikut nimbrung. Maudy panik, ia mencoba membuka jendela, tapi gagal. “Jangan…jangan…TOLLOOOOONG GGG….” Maudy menjerit histeris. Tapi kedua lelaki itu hanya tertawa-tawa. “Percuma lu teriak neng. Mobil ini kedap suara…” kata si jaket kulit sambil menangkap pergelangan tangan mungil gadis cantik ini.
Tiba-tiba lelaki itu menyentak tangan Maudy hingga gadis itu tertelungkup di pangkuannya. Lelaki yang duduk di belakang kemudian pindah ke sebelah kanannya. Maudy meronta dan menjerit saat tangannya ditelikung ke belakang, lalu diikat dengan tali rafia. “Wah, ini pantat yang hebat…kontol gue bisa gepeng kalau kegencet lobangnya,” kata lelaki di sebelah kanannya sambil meremas-remas gundukan daging pantat Maudy. “Kontol gue ngaceng nih, ketindihan toketnya si Zaenab,” kata lelaki satunya. “Jangannn…jangannn..kali an mau apa….mau uang…saya kasih… berapa….” Maudy terengah-engah, panik ketika merasa roknya ditarik ke atas. Tapi kedua lelaki itu tak menjawab. Lelaki yang memangkunya malah menyusupkan tangannya ke punggung Maudy, melepas pengait BH tanpa tali pundaknya. “Awwwhhh…” Maudy memekik, saat BH itu tiba-tiba dibetot hingga terlepas.
Artikel Terkait
Pada saat yang sama, ia merasakan dinginnya AC menyentuh kulit pahanya. “Aunghhhh….” ia mengerang, saat pangkal pahanya diremas telapak tangan kasar di belakangnya. Maudy meronta-ronta, kedua kakinya menendang-nendang, saat remasan makin keras dan menyakiti kelaminnya. “Aaaaakkkhhhhhh….mmmmfff…m mmfff,” jeritnya tiba-tiba terbungkam ketika lelaki yang memangkunya menekan kepalanya sehingga terbenam di pangkal paha lelaki itu. Maudy bisa merasakan sesuatu yang menggembung, keras di balik ristleting celana lelaki itu. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...