Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Kisah Sanggra di Perkosa Tante Toket Brutal
Iklans.com - Perkenalkan namaku rian usia 30, saat ini aq tinggal di Jakarta dan bekerja pada salah satu perusahaan telekomunikasi ternama di Indonesia. Aq rewind ke masa pertama kali ku berkenalan dengan keluarga om beni, saat pertama ku menginjakan kaki di kota Jakarta aq tinggal bersama paman ku. BeLiau yg mengajak aq tuk tinggal bersamanya di Jakarta karna setelah bercerai dengan istrinya beLiau tinggal bersama kedua putrinya Sanggra dan Lia.
Saat kedatangan ku tiba aq di jemput oleh paman ku, Om Beni (samaran) dan seperti biasa kami bercakap2 terlebih dahulu sambil menunggu lelah ku pergi. BeLiau bercerita tentang masalah yg terjadi dalam keluarganya dan cukup rumit juga ternyata dan aq bercerita tentang kuLiah ku di salah satu PTN di daerah ku.
Setelah cukup lama kami berbincang datanglah seorang hmmm boleh di bilang sudah agak setengah baya bernama tante Yuni. Dan Om Beni pun memperkenalkan ku pada Yuni yg merupakan calon istrinya. Tante Yuni berparas cantik, putih dan menarik, namun pandangan ku tak dapat lepas dari belahan blazer yg dia kenakan. Payudara yg besar dan empuk itu membuat celanaku sempit seketika tapi aq berusaha bersikap normal di hadapan mereka. Gak terasa 2 jam sudah berlalu dan waktu sudah menunjukan pukul 09.00 malam. Om mengajak ku untuk kerumahnya lalu om telp supirnya untuk menjemput kami di gate 3. sepanjang perjalanan menuju mobil aq terus memperhatikan belahan blazer tante Yuni. Dia mengenakan bra warna merah menyala, sangat cocok dengan paras kulitnya yg putih. Calana ku semakin menyempit karna tak dapat menahan khayalan ku akan tante Yuni yg aduhai. Begitu sampai di mobil alangkah bahagianya aq ternyata Om Beni duduk di depan dan aq bersama tante Yuni di belakang, kata om biar semakin akrab. Dalam hati ku iya om semakin akrab sekaligus membuat ku panas dingin. Jalanan yang macet semakin menambah nikmat ku mengintip.
Setelah 2 jam perjalanan akhirnya kami tiba di rumah Om Beni di kawasan bekasi, rumah yg besar dan membuat ku takjub akan Om Beni.
“dah akhirnya sampai juga di rumah om yuk turun.” Kata om mempersilahkan kami. Sebelum turun tante Yuni mencubit paha ku dan berkata
“kamu nakal yah selama perjalanan awas loh nanti tante bilangin.” Kata tante Yuni dengan nada manja. Aku balas
Artikel Terkait
“biarin aja abis tante serasi pake bra merah.”
“dasar.” Katanya dengan nada sedikit kesal.
“honey aq pulang duluan yah udah malem banget nich besok jadi kan makan siang.” Kata tante Yuni.
“Rian masuk aja duluan nanti om nyusul, pak pardi tolong bawakan kopernya rian yah.” Kata Om Beni lalu pak pardi supir Om Beni mengangkat koper dari dalam bagasi dan mengajak ku masuk. Om Beni masuk lagi kedalam mobil dan aq tak tau apa yg dilakukannya namun aq masih cemas wah jangan2 tante Yuni ngadu lagi ama om. Ah masa bodo lah gak ada bukti ini aq ngapa2in dia. Akhirnya aq masuk ke dalam rumahnya yg sangat besar.
Pak pardi mengantar ku ke dalam kamar yg sudah disediakan Om Beni untuk ku. Kamar yg gak begitu luas Cuma cukup lah. dan aq pun menyalakan lampu kamar dan berkeliling mengecek, Lanjut baca!

Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...